Sebanyak 26 orang mengikuti Pelatihan Dasar Kepenyiaran dan Jurnalistik Radio. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kapasitas Pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Lentera Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar, Pengurus Radio Komunitas KIM Lentera, dan Generasi Muda yang peduli informasi.

KIM Lentera bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dinhubkominfo) Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini berlangsung Minggu 17 Maret 2013 di Aula Majelis Ta’lim Minhajut Thullab Karanganyar. Ketua KIM Lentera Kecamatan Karanganyar Tito Pujiarto mengatakan, KIM Lentera merupakan Lembaga Informasi binaan Dinhubkominfo Purbalingga yang berbasis komunitas dan dilaksanakan berdasarkan UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Tujuan kegiatan pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan anggota KIM Lentera dalam bidang Junalistik dan penyiaran radio komunitas, memacu perkembangan dan peranan KIM dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, serta memperkuat eksistensi Radio Lentera FM agar semakin digemari pendengar.

Menurut Ketua KIM Lentera, Tito Pujiarto, pelatihan kali ini menghadirkan dua narasumber yakni Ryan Rachman dari harian Suara Merdeka, dengan materi Bagaimana menjadi jurnalistik yang baik, dan cara menulis yang benar. Sedangkan dari Dinhubkominfo Purbalingga menghadirkan Penyiar dan Reporter Radio Suara Perwira Purbalingga Dian Sulistiono, dengan materi dasar kepenyiaran dan jurnalistik radio.

Sementara Kasie Sarana Prasarana dan Diseminasi Informasi Dinhubkominfo Purbalingga Baryati menuturkan, dalam rangka memperlancar penyampaian informasi dari masyarakat ke Pemerintah dan sebaliknya dari Pemerintah ke masyarakat, diperlukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang diharapkan mampu berperan dalam peningkatan akses informasi tersebut pada masyarakat dan pemerintah. Tujuannya antara lain untuk menjamin hak warga Negara untuk mengetahui informasi yang sehat, cerdas dan mendidik. Termasuk mewujudkan fungsi strategis teknologi informasi sebagai wahana pencerdasan masyarakat.