Kemarin, pada hari Jumat tanggal 03 Juli 2020, Pemerintah Desa Karanganyar kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) 2020 Tahap II. Dengan di dampingi oleh Susanto selaku Babinsa, M Fadil selaku Ketua BPD, dan Ibu Dwi Lestari selaku pendamping Desa Karanganyar, sebanyak 166 KK Penerima manfaat hadir untuk mengambil bantuan tersebut.

Yang berbeda dalam penyaluran BLT DD Tahap II ini di bandingkan dengan BLT DD Tahap I adalah teknis penyalurannya. Jika Tahap I pengambilan bantuan secara tunai (cash), tetapi untuk BLT DD tahap II ini dilakukan penyaluran secara Non-Tunai (Cashless) melalui rekening Bank BRI. Hal ini dilakukan untuk efisiensi waktu, dan mempermudah penerima dalam mengambil Dana BLT-DD tersebut.

Kepala Desa Karanganyar, Tofik, mengatakan bahwa pembagian BLT DD Tahap II hari ini hanya penandatanganan Buku Tabungan dan selanjutnya ini akan disalurkan secara transfer (cashless) ke rekening masing-masing Penerima yang sudah dibuatkan rekeningknya oleh Bank BRI Unit Karanganyar dan dilengkapi dengan Kartu ATM.
“Dengan Kartu ATM tersebut diharapkan Penerima dapat mudah mengambil Dana Bantuan sesuai kebutuhan dan tidak langsung habis. Mereka dapat mengambil uang di Agen-agen BRI (BRI-Link) yang tersebar di masing-masing Dusun atau membelanjakan uangnya di warung-warung yang menyediakan BRI-Link,” kata Tofik
Kades Karanganyar juga menjelaskan bahwa Rekening yang digunakan untuk transfer BLT DD ini adalah jenis Rekening yang bebas biaya admin dan bisa bersaldo 0 (nol) rupiah, sehingga tidak membebani para penerima BLT-DD.
“Saya apresiasi kepada Kepala BRI Unit Karanganyar Bapak Pandu yang sudah membantu kami menyediakan Rekening untuk 166 Penerima BLT-DD dan rekan kerja di kantor yang bekerja ekstra untuk menyiapkan semua proses penyaluran bantuan ini, selain itu saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Karanganyar yang telah menerima bantuan BLT DD ini agar benar–benar menggunakannya dengan bijak serta mengutamakan kebutuhan pokok keluarga. Saya juga ingatkan kepada penerima agar jangan sampai Bantuan ini di pergunakan untuk hal-hal yang tidak penting seperti Liburan atau bahkan yang paling fatal untuk hal-hal negatif. Sehingga tidak ada lagi masyarakat kami khususnya di Karanganyar yang kelaparan akibat Wabah Covid-19 ini” jelas Tofik.