Ratusan masyarakat Dusun 2 dan Dusun 3 Desa Karanganyar memperingati Nuzulul Qur’an di Masjid besar Al Hilal Karanganyar. Acara yang diselenggarakan pada Ahad malam Senin (11/06) setelah Sholat Tarawih bertepatan malam 17 Ramdlan 1438 H ini berlangsung khidmat.

Kegiatan tersebut juga berbarengan dengan Tarawih dan Silaturahim Pemerintah Desa Karanganyar putaran keempat yang kebetulan dijadwalkan di Masjid Besar Al Hilal Karanganyar.

“Para pemimpin di Desa Karanganyar, baik pemimpin keluarga yaitu Orangtua, pemimpin wilayah seperti Kepala Dusun bahkan Kepala Desa harus menjamin agar warga Muslim Desa Karanganyar dapat membaca Al Qur’an. Perlu didata warga yang masih buta huruf Al Qur’an dan kemudian diajarkan Al Qur’an kepadanya,” ucap KH. Masyhudi Munir Al Hafidz dalam Tausiyahnya.

Lebih lanjut KH Masyhudi menjelaskan bahwa apabila seluruh warga Karanganyar dapat membaca dan mengamalkan Al Qur’an, maka cita-cita menuju Karanganyar yang bermartabat akan mudah diwujudkan. Sebab didalam Al Qur’an sudah lengkap ajaran-ajaran untuk menuju kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat.

Sementara Kepala Desa Karanganyar, Tofik, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu upaya Pemerintah Desa agar masyarakat bisa membaca Al Qur’an yaitu dengan mengajak para Ustadz agar aktif membantu masyarakat di lingkungannya untuk belajar membaca Al Qur’an.

Disampaikan juga oleh Tofik bahwa sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada para Ustadz/guru ngaji, tahun 2017 ini Pendes Karanganyar mengalokasikan anggaran lebih dari 12 juta rupiah untuk membantu operasional 21 orang guru ngaji.

Disamping itu, Kepala Desa juga menganggarkan bantuan operasional untuk 6 masjid se Desa Karanganyar masing-masing Rp. 1.000.000,-.

Kepala Desa Karanganyar juga mengajak seluruh warga agar terus berusaha untuk belajar ilmu-ilmu agama dan mengamalkannya agar terwujud masyarakat desa Karanganyar yang berakhlakul karimah. (TCTA)