PurbalinggaNews – Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar dan Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari akan dikunjungi oleh tim visitasi verifikasi Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan ini terkait dengan kegiatan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2018.

Ketua KI Provinsi Jawa Tengah, Sosiawan dalam Surat Nomor 125/KI-JTG/X/2018 perihal Pemberitahuan Visitasi mengatakan akan melakukan visitasi verivikasi. Hal ini didasari pada surat pengusulan Pemerintah Desa Karanganyar dan Dagan serta berdasarkan penilaian atas kelengkapan dan kesediaan dokumen awal yang dikirimkan Pemdes terkait.

“Maka rapat pleno KI Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 9 Oktober 2018 memutuskan Pemerintah Desa Karanganyar dan Dagan diputuskan ditindaklanjuti dengan visitasi verifikasi,” kata Sosiawan dalam Surat Pemberitahuan Visitasi, Kamis (11/10).

Tahap visitasi verifikasi ini merupakan pendalaman terhadap data dukung yang telah dikirimkan. Selain itu juga pada tahapan ini akan dinilai aspek-aspek lainnya berkaitan keterbukaan informasi di desa tersebut.

“Berkaitan dengan hal ini maka untuk Pemdes terkait untuk bisa melengkapi dokumen-dokumen sebagaimana dikirimkan serta dokumen lain yang dianggap perlu,” ujarnya.

Ada 20 desa yang akan dikunjungi oleh tim visitasi verifikasi KI Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 dari 11 Kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Untuk Desa Karanganyar dan Desa Dagan akan dilakukan visitasi pada Senin (22/10).

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP), Istriyati menyampaikan penunjukkan Desa Dagan dan Desa Karanganyar untuk mengikuti penilaian Badan Publik Desa dilihat dari beberapa pertimbangan. Desa Dagan dan Karangnyar ini menjadi pilot project Sistem Administrasi Informasi Desa (SAID), memiliki website aktif, dan mempunyai SDM yang mumpuni di bidang IT.

“Mereka (Desa Dagan dan Desa Karanganyar, Red) juga sudah secara rutin mempublikasikan informasi pemerintah desa kepada publik,” ujarnya.

Ia pun menuturkan akan terus melakukan pembinaan terhadap Pemdes Karanganyar dan Dagan bersama dengan tim kabupaten. Hal ini agar pemdes dimaksud dapat mempersiapkan tahapan visitasi dan verifikasi secara optimal.

“Jadi kami harapkan baik Desa Karanganyar maupun Desa Dagan bisa melengkapi semua dokumen yang memang diminta agar pada saatnya nanti sudah siap untuk dilakukan verifikasi,” harap Istriyati. (PI-7)

sumber : purbalingganews.net

%d blogger menyukai ini: