Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar Purbalingga mendapat kehormatan menjadi salah satu desa yang diundang oleh Kementrian Desa, PDTT dalam workshop Kemitraan Organisasi Masyarakat Desa di Jakarta Selatan. Selain Desa Karanganyar, dalam daftar undangan juga disebutkan Desa Dagan Kecamatan Bobotsari Purbalingga sebagai undangan.

Desa Karanganyar terpilih karena dianggap memiliki kriteria sebagai Desa Inofatif. Inovasi dimaksud adalah adanya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Lentera Desa Karanganyar yang dianggap mampu membawa banyak manfaat bagi Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga. KIM Lentera sering menjadi jujugan bagi daerah-daerah yang tengah mengembangkan inisiasi serupa, bahkan reputasinya melambung hingga Asia Tenggara. KIM Lentera didaulat sebagai model pengembangan masyarakat berbasis komunitas (community center).

“Atas nama Pemerintah Desa Karanganyar, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman di KIM Lentera, semangat gotong-royong, kebersamaan, dan kekeluargaan telah mampu mengantarkan nama baik Desa di Kementrian Desa, PDTT. Kita telah disejajarkan dengan para Creator dan Inovator Desa se Indonesia,” ungkap Tofik, Kepala Desa Karanganyar.

Inovasi desa Karanganyar tercatat dalam direktori Inovasi Desa Kemendes, PDTT dengan ID 02019.

Workshop itu sendiri dihadiri perwakilan 161 desa dari seluruh Indonesia. Diharapakan dengan workshop tersebut desa bisa meningkatkan produk unggulan desa dan harapan desa untuk bisa meningkatkan pembangunan ekonomi dan maju yang berorientasi pada kemandirian desa.

Disamping workshop, dalam rangkaian kegiatan tersebut yaitu peluncuran website inovasidesa.or.id oleh Dirjen Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa Kemendes, PDTT Taufik Madjid, S. Sos., M.Si. (*)

%d blogger menyukai ini: